Auto Draft

Melakukan kegiatan renovasi atap rumah bukanlah hal yang mudah. Anda perlu memikirkan banyak hal terkait hal tersebut. Seperti budgeting atau anggaran keuangan, estimasi waktu, sampai dengan kebutuhan kualitas material yang bagus agar bisa kuat dan tahan lama ketika sudah digunakan.

3 Pilihan Material untuk Renovasi Atap Rumah

Jika atap rumahmu terus-terusan mengalami kerusakan bahkan setelah direnovasi, hal tersebut menandakan ada yang salah terhadap materialnya. Bisa jadi kualitasnya buruk sehingga tidak bisa menahan bendungan cuaca ekstrim baik saat hujan maupun musim kemarau.

Untuk itu coba pakailah salah satu dari pilihan ini:

  1. Pakai Atap Dari Tanah Liat

Pertama Anda bisa ganti material atap dengan genteng tanah liat. Sebagai masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan hal tersebut. Banyak kelebihan yang bisa diperoleh dari jenis bahan ini. Seperti kuat serta dapat dipijak, tahan terhadap segala perubahan cuaca, dan pastinya harga murah.

Dengan tingkat kualitas yang cukup baik pastinya membuat atap rumah lebih bertahan lama dan tidak membutuhkan renovasi terus menerus. Hanya saja Anda harus rajin membersihkan, pasalnya atap dari tanah liat cenderung mudah ditumbuhi lumut dan berjamur.

  1. Pakai Atap dari Metal

Renovasi atap rumah menggunakan material metal sudah sangat umum dijumpai pada hunian Indonesia. Hal ini dikarenakan jenis bahan metal sangat kuat dan tahan dengan api. Tak hanya itu saja, harganya yang murah namun memiliki kualitas bagus tentu menjadi penawaran terbaik.

Tidak hanya untuk rumah saja, metal juga bisa digunakan pada beberapa bangunan seperti sekolahan, showroom, ataupun bengkel. Hanya saja jika ingin hasil akhir maksimal pastikan tukang yang memasang sudah berpengalaman dan profesional agar terpasang dengan rapi.

  1. Pakai Atap dari Fiberglass

Komponen satu ini biasanya dicampur dengan aspal agar bisa menjadi material atap rumah yang ringan dan anti jamur. Kelebihan lainnya adalah bisa tahan terhadap api. Namun Anda perlu mempersiapkan budget lebih karena harganya cukup mahal.

Beberapa bahan diatas bisa dijadikan rekomendasi untuk renovasi atap rumah supaya lebih awet, kuat, dan tahan lama. Karena sayang juga jika terlalu sering perbaikan sama saja pemborosan.